| Piala Indonesia |
|
|
|
| Written by Redaksi PersebayaFC.com | ||||
| Friday, 23 April 2010 19:35 | ||||
Piala Indonesia Grup F
Puaskan Dahaga
Persebaya lolos ke babak 16 besar Piala Indonesia setelah sukses membungkam Persema Malang 1-0, di Gelora 10 November Jumat (23/4). Gol kemenangan dicetak gelandang enerjik Andik Vermansyah menit-menit akhir babak pertama.
DUEL SERU: Andik Vermansyah kuasai bola diawasi Seme Pierre Patrick dalam laga terakhir Grup F Piala Indonesia di Gelora 10 November Jumat (23/4).
Tapi, kemenangan itu punya arti lain bagi pelatih Rudy Keeltjes. Arti yang diharapkan mampu menjadi senjata pamungkas di kompetisi reguler jelang 5 away beruntun. ”Meski kita hanya menang dengan satu gol tapi fighting spirit pemain tambah besar. Dan itu perkembangan positif bagi tim di saat genting seperti saat ini,” katanya usai pertandingan. Bahkan Rudy mengaku puas dengan apa yang ditampilkan armadanya. Terutama permainan agresif meski Persebaya hanya butuh seri untuk meraih tiket 16 besar. ”Saya tidak suka dengan sepakbola negatif. Karena itu, permainan menyerang tetap saya instruksikan,” tegasnya. Persebaya tampil menekan sejak menit pertama. Gelombang serangan yang dibangun Jeon Byung Euk merepotkan barisan pertahanan Laskar Ken Arok. Sayangnya, banyak peluang yang terbuang. Termasuk first time Jeon di menit 32 yang tipis di atas mistar gawang Sukasto Efendi. Bahkan hanya dalam selang 8 menit, peluang emas kembali dicetak Jeon. Kali ini, Sukasto Efendi yang brilian. Shoting keras kaki kanan dari sisi kiri pertahanan Persema berhasil diblok dan hanya menghasilkan tendangan sudut. Sedangkan Persema yang menempatkan striker tunggal Brima Pepito Sanusie bukannya tanpa peluang. Terutama aksi dua wingernya, M Kamri dan Jainal Ichwan yang ditopang gelandang serang Siswanto. Bahkan di menit 32, wasit Tardianis harus mengeluarkan kartu kuning untuk kiper Syaifudin lantaran menghalangi pergerakan Brima di luar kotak penalti. Itu berawal dari skema serangan balik cepat dari Suroso. Bola lambung langsung menusuk ke posisi Brima. Meski di jaga Juan Marcello dan Takatoshi Uchida, tapi bomber asal Sierra Leone tersebut berhasil meloloskan diri sebelum dilabrak Syaifuddin. Gol kemenangan akhirnya tercipta setelah Persebaya berulang kali mengancam gawang Persema. Blunder clearence yang gagal dari lini belakang, berhasil direbut Lucky. Sodoran pelan pada Arif diteruskan pada Andik Vermansyah yang muncul dari belakang membuat mantan skuad PON Jatim 2008 itu, leluasa menjebol susut kanan gawang Persema di menit 43. Skor itu tetap bertahan hingga pertandingan usai. Dibalik kemenangan itu, ada perjudian taktik 3-5-2 ofensif yang diterapkan Rudy. Apalagi di menit-menit akhir pertandingan. Minimnya recovery berimbas pada fisik yang terkuras. Itu pula yang membuat Persebaya sempat tertekan di 15 menit akhir karena kalah agresif di lini tengah. Karena itu, Rudy menurunkan wing back kanan Satrio Syam menggantikan Lucky Wahyu di menit 76. Tapi, posisinya bukan sebagai winger. Rudy justru menginstruksikan Satrio untuk meneruskan tugas Lucky sebagai breaker untuk merusak organisasi menyerang Persema. ”Lini tengah sudah kehabisan tenaga. Saya terpaksa menurunkan Satrio untuk memperkuat lini tengah,” beber Rudy disinggung pilihannya tersebut. Apalagi, Persebaya sudah kehabisan stok pemain tengah. ”Yang penting lolos. Selain itu, laga ini paling bagus dibanding dua pertandingan Persebaya di Piala Indonesia sebelumnya,” pungkasnya. Sementara, pola 4-2-3-1 yang diterapkan Aji Santoso cukup efektif untuk meredam kecepatan duet Andi Oddang-Wimba Sutan. Aji bahkan menyebut kendati unggul penguasaan bola tapi Persebaya kesulitan menembus lini pertahanan timnya. ”Skema itu berjalan efektif sebelum Persebaya memaksimalkan kesalahan pemain saya sendiri. Gol itu tercipta 100 persen akibat kesalahan pemain yang gagal mentralisir ancaman,” terang suksesor Subangkit tersebut. Dengan kemenangan ini, Persebaya lolos sebagai juara Grup F dari hasil sekali seri dan dua kemenangan dengan nilai 7. Sementara tiket kedua diraih Persidafon Kab. Jayapura yang menundukkan Persipro Probolinggo 2-0 di Gelora Delta Sidoarjo di jam yang sama. Persidafon berhak karena sudah mengemas dua kemenangan meski sempat kalah 3-2 dari Persebaya. pfc
Susunan Pemain Persebaya 20-Syaifuddin, 26-Djayusman Triasdi, 33-Juan Marcello (c), 5-Takatoshi Uchida, 21-Supriyono, 9-Lucky Wahyu/16-Satrio Syam (76), 15-Anang Makruf, 9-Jeon Byung E, 3-Andik Vermansyah/14-Korinus Fingkrew (69), 78-Andi Oddang, 77-Wimba Sutan/17-Arif Ariyanto (41) Kartu Kuning: Syaifuddin (32), Arif Ariyanto (78)
Persema 20-Sukasto Effendi, 3-Semme Pierre Patrick, 6-Suroso, 5-Munhar, 19-Kasan Soleh/17-Febri Andikawanto, 11-Bima Sakti (c), 27-Sutaji, 26-M Kamri/25-Harmoko (53), 29-Jainal Ichwan, 22-Siswanto, 99-Brima Pepito/24-Rossi Gutawan (79) Kartu Kuning: Febri A (72), Sutaji (90)
|
||||